Sunday, April 14, 2019

ZUHUD DALAM KEHIDUPAN


عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِيِّ قَالَ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ دُلَّنِي عَلَى عَمَلٍ إِذَا أَنَا عَمِلْتُهُ 

أَحَبَّنِي اللَّهُ وَأَحَبَّنِي النَّاسُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ازْهَدْ فِي الدُّنْيَا يُحِبَّكَ اللَّهُ وَازْهَدْ فِيمَا فِي أَيْدِي النَّاسِ 

يُحِبُّوكَ


Dari Sahl bin Sa'd As Sa'idi dia berkata, "Seorang laki-laki datang kepada Nabi SAW seraya berkata, "Wahai Rasulullah, tunjukkanlah kepadaku suatu amalan yang jika aku kerjakan maka Allah dan seluruh manusia akan mencintaiku." Rasulullah SAW bersabda: "Berlakulah zuhud dalam urusan dunia nescaya kamu akan dicintai Allah, dan zuhudlah kamu terhadap apa yang dimiliki orang lain nescaya kamu akan dicintai oleh manusia."
(HR Ibnu Majah No: 4092) Hadis Sahih

Ha, Zuhud bermaksud bersederhana dalam kehidupan, tak memandang dunia melebihi akhirat namun dalam masa yang sama tidak meninggalkan dunia secara keseluruhan.
😊😉 
Disini nak bagitahu, orang yang zuhud itu bukanlah tak memiliki dunia atau meninggalkan segala nikmat-nikmat dunia.

Boleh jadi nikmat dunia yang dimilikinya lebih banyak dari orang lain atau dia mengendalikan dunia dengan banyaknya. Tapiii, nikmat dunia yang banyak itu, yakni yang dimilikinya atau yang dikendalikannya itu tidak sedikit pun terjatuh ke dalam hatinya. Bahkan dunia itu ada atau tidak, sama sahaja baginya.

Dia memiliki nikmat dunia adalah dengan tujuan agar dunia itu dijadikan alat untuk membolehkannya beribadah kepada Allah SWT dan berkhidmat sesama manusia.
💗😃😊

Dunia yang dimilikinya itu dijadikan jambatan untuk ke Akhirat. 
Sebagaimana sabda Rasulullah :
“Dunia itu adalah tanam-tanaman untuk Akhirat.”
(Riwayat Al ‘Uqaili)

Akan tetapi zuhud tanpa keikhlasan tidak mendapatkan apa-apa melainkan menjadikan seseorang itu bersikap riak dan takabbur











No comments:

Post a Comment